My Best Offer

Tips Membeli Mobil Baru agar Mendapatkan Penawaran Terbaik Dealers

Memiliki sebuah kendaraan sudah menjadi kebutuhan saat ini. Terlebih bagi Anda yang dinamis, tinggal dan bekerja dengan jarak cukup jauh. Mobilitas yang tinggi menjadi alasan seseorang untuk membeli kendaraan, baik itu motor ataupun mobil.

Kalau dilihat dari kenyamanan berkendara, mobil lebih unggul ketimbang motor. Ini karena pengendara tidak akan kehujanan dan kepanasan di dalamnya. Namun membeli sebuah mobil baru bukanlah hal yang mudah karena harganya yang terbilang mahal.

Oleh karenanya, banyak orang memilih membeli mobil seken. Atau jika ingin tetap membeli mobil baru, mereka akan membelinya secara kredit. Tapi pada dasarnya membeli mobil baru, baik kredit atau tunai tetap harus memperhatikan beberapa hal berikut ini agar pembeli lebih untung.

Persiapan Sebelum Pergi ke Dealer

Perhitungkan segalanya lebih dulu sebelum menuju banker mobil

Sebelum pergi membeli ke sebuah exhibit mobil, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Sebagai pembeli, tentu Anda ingin mendapat penawaran terbaik dan menguntungkan. Jadi, jangan sampai saat tiba di exhibit malah bingung dan asal beli saja karena tak sabar memboyong pulang tunggangan impian.

1. Cek Harga Pasaran

Di zaman serba canggih sekarang ini, informasi dapat dengan mudah didapat lewat internet, termasuk informasi terkait harga mobil. Jadi, cari tahu lebih dulu harga pasaran mobil yang akan dibeli di internet. Tujuannya, agar tidak membeli mobil dengan harga lebih tinggi dibandingkan harga pasaran.

2. Baca Analysis Mobil

Selain itu, baca juga analysis atau ulasan mobil yang akan dibeli di internet. Testimoni tersebut biasanya berasal dari pengguna mobil maupun pencinta otomotif mengenai additional dan bare suatu jenis mobil.

Pahami apa kelebihan dan kekurangannya mobil tersebut agar tidak kecewa setelah membeli. Pendapat dari mereka, tentu bisa jadi acuan karena mereka pasti sudah punya pengalaman mencoba kendaraan tersebut.

3. Perhitungkan “Uang Jajan” Mobil

Selain mempertimbangkan harga beli, Anda juga harus menghitung berapa “uang jajan” mobil tersebut. Maksudnya, berapa biaya pemeliharaan yang akan dihabiskan untuk jenis mobil yang ingin dibeli.

Setiap mobil, tentu memiliki biaya tambahan berbeda-beda. Hal tersebut tergantung pada faktor keiritan bensin, harga servis bulanan, harga suku cadang, dan lain sebagainya.

4. Pilih Banker Rekomendasi

Sebelum memutuskan untuk datang ke sebuah banker mobil, tentukan dulu backbone banker tujuan. Hal ini dilakukan karena di kota-kota besar, banker mobil banyak jumlahnya. Tidak cuma satu. Karena banyak pilihan ini, pasti bikin bingung Anda yang ingin membeli, terlebih kalau masih awam.

Pilih banker mobil terpercaya. Anda bisa meminta rekomendasi dari teman, keluarga, atau tetangga yang pernah membeli mobil di suatu banker dekat rumah. Terlebih, hal tersebut juga berguna apabila rekan Anda kenal dekat dengan pemilik banker mobil tersebut. Anda bisa mendapatkan harga spesial dan bonus-bonus menarik.

Saat Berada di Tempat Banker

Exhibit mobil

Setelah ngepoin mobil dan banker tujuan, selanjutnya adalah mengaplikasikan trik-trik jitu di depan pihak banker berikut agar mendapat harga batten bagus:

1. Pilih Mobil Sesuai Kebutuhan

Saat sudah sampai di banker atau exhibit tujuan, langsung tanyakan seputar mobil yang ingin dibeli. Biasanya sales di banker juga akan menawarkan mobil lain, jangan tergoda. Tetaplah pada pilihan Anda, sesuaikan pilihan mobil dengan kebutuhan.

Jangan memilih mobil dengan fitur percuma. Misalnya, Anda tinggal di kawasan perkotaan, sebaiknya tidak memilih mobil tipe jip. Mobil jip lebih cocok digunakan di dataran tinggi, seperti pegunungan.

2. Tentukan Waktu yang Tepat Membeli Mobil

Sebenarnya ada waktu-waktu tertentu dan tepat untuk membeli mobil. Kapan saja? Menurut survei, waktu terbaik membeli mobil adalah pada akhir tahun dan saat ada pameran mobil.

Mengapa? Untuk membeli mobil pada waktu-waktu tersebut, biasanya pihak penjual memberikan beragam promo dan potongan harga menarik.

3. Tawar Harga di Bawah Bujet

Negoisasikan harga agar sepakat dengan dealer

Berapa anggaran atau bujet Anda untuk membeli mobil? Jangan pernah menawar harga mobil langsung pada maksimum bujet. Misalnya, Anda menganggarkan Rp350 juta untuk membeli mobil, jika mobil yang diinginkan lebih dari harga itu, jangan ditawar langsung segitu. Mulai di bawah itu, contohnya Rp300 juta.

Akan tetapi, jangan menawar dengan sadis. Semisal harga tawaran Rp500 juta, Anda langsung menawar Rp250 juta. Hal tersebut sangat tidak masuk akal untuk tawar-menawar harga sebuah mobil. Bisa-bisa Anda dianggap tidak serius membeli mobil oleh pihak dealer.

4. Jangan Pernah Menyebut Bujet Anda

Pantang menyebutkan bujet atau anggaran Anda membeli mobil saat bernegosiasi, jika tidak ingin melemahkan posisi tawar Anda. Contohnya jika bujet Anda seharga Rp250 juta, kemudian Anda belum punya pilihan mobil yang akan dibeli, jangan katakan saya ingin membeli mobil yang harganya Rp250 juta, karena uangnya cuma segitu.

Kalau situasinya seperti itu, Anda akan ditawari mobil seharga itu atau mendekatinya. Anda tidak bisa lagi menawar, dan maksimum bujet Anda akan terpakai semua. Padahal kalau bisa capital strategi, Anda bisa mendapatkan harga oke tanpa menguras seluruh bujet Anda.

5. Jangan Diskusikan Pembayaran bila Harga Belum Cocok

Tawar-menawar merupakan hal yang biasa dalam jual-beli, termasuk dalam urusan membeli mobil. Tapi jangan menanyakan langkah selanjutnya saat membeli mobil jika Anda belum menyepakati harga dengan penjual.

Terlebih menanyakan cara dan metode pembayaran. Hal tersebut akan membuat penjual merasa Anda sudah cocok dengan harga yang ditawarkan, sehingga penjual tidak akan menurunkan harga mobil lagi.

6. Pindah ke Banker Sebelah Jika Tidak Cocok

Jika dirasa tidak cocok dengan harga dan penawaran dari satu dealer, pindah ke banker lain, Anda punya hak itu. Mungkin saja, penawaran banker lain lebih masuk dan menarik. Apabila banker pertama ternyata malah lebih baik dibandingkan banker lainnya, Anda bisa kembali ke awal.

7. Tukar Tambah yang Absolutist dengan Baru

Bila Anda sudah punya mobil sebelumnya dan ingin membeli ‘tunggangan’ baru, Anda bisa menggunakan sistem tukar tambah yang biasanya ditawarkan beberapa banker atau showroom. Anda dapat menanyakan harga jual mobil absolutist Anda, dan menggunakan hasilnya untuk DP mobil baru.

Kalau menurut Anda harga yang diberikan banker atas mobil absolutist dirasa terlalu jatuh, Anda masih punya pilihan lain dengan menjual mobil absolutist ke orang lain lebih dulu. Siapa tahu harganya lebih menguntungkan. Lumayan kan buat tambah-tambah beli mobil baru.

8. Minta Aksesoris Mobil sebagai Bonus

Minta kasesoris mobil untuk benefit dari dealer

Sebagai benefit dari pembelian mobil, banker biasanya menawarkan aksesoris menarik. Namun, jika ternyata banker tidak menawarkan, Anda bisa menanyakan dan meminta hal tersebut ke dealer.

Hal tersebut tergantung bagaimana kesepakatan antara Anda dan dealer. Oleh sebab itu, buatlah kesepakatan yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.

9. Pastikan Uang untuk Membeli Mobil Cukup

Apabila Anda berniat membeli mobil secara kredit, beritahu ke banker lebih dahulu. Sampaikan pada banker berapa batas harga yang disanggupi dan berapa kisaran cicilan yang diinginkan.

Hal tersebut berguna untuk melancarkan tawar-menawar nantinya. Pihak banker juga nantinya akan memberikan rekomendasi mobil backbone yang sesuai kantong Anda.

10. Lengkapi dengan Asuransi Terbaik

Setelah sepakat dengan banker soal harga, pikirkan juga soal asuransi. Lengkapi mobil baru Anda dengan asuransi terbaik. Misalnya, gunakan asuransi All Risk yang akan menanggung segala risiko yang mungkin terjadi pada mobil.